DPC GMNI SBD Dilantik, Ketua : Kami Siap Menjadi Abdi Masyarakat

TAMBOLAKA, MITC – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumba Barat Daya (SBD), mengadakan pelantikan pengurus Cabang untuk periode 2020-2022 dengan mengangkat tema “Menyatukan Spirit Kader Marhaenis”.

Kegiatan Pelantikan DPC GMNI Sumba Barat Daya tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Weepangali, Kota Tambolaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (20/12/2020).

Dalam sambutannya, Dalam orasi Politik Ketua Dewan Pimpinan Cabang terlantik, Tobias Talu menegaskan bahwa dirinya akan selalu mengabdi kepada Masyarakat melalui ide dan pemikirannya yang berlandaskan marhaenisme.

“Kami akan selalu siap sedia untuk mengabdi kepada masyarakat, dengan ide ide yang cemerlang sehingga menghasilkan gerakan-gerakan Kerakyatan yang konkrit,” tegasnya

lanjutnya “Kami akan buat program dari aspirasi kader, program yang ada di setiap bidang, konsentrasi kami di bidang kaderisasi dan ideologi, serta kerja sama dengan antar instansi, baik di internal mahasiswa dan organisasi pergerakan lain seperti teman-teman Cipayung,” ungkap Tobias

Tobias juga mengatakan bahwa kedepannya akan membawa GMNI untuk menjadi alat kontrol di Kabuputen Sumba Barat Daya bersama dengan teman-teman Cipayung yang ada di SBD.

“kedepan GMNI Cabang Sumba Barat Daya menjadikan agen kontrol yang militan di segala penjuru agar sumba menjadi pulau yang mampu bersaing dengan pulau-pulau lainnya”, katanya

Selain itu, Tobias menyampaikan bahwa GMNI SBD harus tetap menjaga kesatuan dan persatuan dalam mengawal ideologi pancasila yang sesuai asas perjuangan marhaenis.

Emanuel Mou Dollu, Dewan Pimpinan Pusat Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menghimbau GMNI SBD agar menjadi garda terdepan dalam mengawal ideologi pancasila di era digital, Ia mengatakan bahwa Sumba cepat atau lambat akan menjadi perhatian natizen dengan parawisatanya yang sangat mendunia. Oleh karena itu pemuda Sumba harus betul-betul mempersiapkan diri agar menjadi agen yang membawa banyak perubahan kedepannya.

“Kehadiran GMNI sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas terkhusus Sumba Barat Daya, kita harus banyak mengkritik demi kemajuan Pulau Sumba, jika tidak mengkritik berarti bukan GMNI, harus mengasa dan terus memperkuat kapasitas agar mampu bersaing dalam skala Nasional demi kepentingan rakyat. Sumba sudah menjadi daerah parawisata agar tetap menjaga hal itu maka kita terus mampu mempromosikan kekayaan alam kita mampu mempertahankan nilai-nilai budaya”, ungkapnya

Nuansa yang berbeda dalam acara pelantikan kepengurusan DPC GMNI SBD menggunakan pakaian adat Sumba menjadikan ciri khas orang Sumba untuk menjadi tampil beda sekaligus memperkenalkan pakian adat Sumba kepada DPP GMNI dan seluruh masyarakat Indonesia yang dihadiri oleh Alumni GMNI, Ketua GMKI dan beberapa Anggotanya dan Pihak keamanan yang selalu setia sampai kegiatan selesai.(****)

Penulis : Yanto Tena

Editor : Alberto Tatibun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.