Pasola Lamboya Tahun 2021 Tetap Dilaksanakan Meski Tanpa Atraksi

Waikabubak, MITC – Pelaksanaan kegiatan Pasola tahun ini berbeda dengan pelaksanaan kegiatan Pasola tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini masih dalam masa pandemi covid-19, kali ini Pasola hanya dilaksanakan ritual adat oleh para Rato tanpa adanya atraksi pasola.

Pasola Lamboya dilaksanakan setiap tahun tepatnya bulan Februari, dan Pasola Lamboya tahun 2021 yang telah ditentukan oleh para Rato Adat untuk pelaksanaan Pasola di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), jatuh pada Kamis (04/02/2021).

Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto, S.Ik.,MH kepada Awak media mengatakan bahwa tidak ada masyarakat yang menyaksikan atraksi pasola tahun ini karena sudah disepakati bersama saat rapat Forkopimda dan para Rato Adat Pasola, guna untuk mencegah kerumunan dan untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19.

“Kita lihat bersama bahwa benar-benar tidak ada masyarakat yang melihat atau menyaksikan atraksi tersebut, ini hasil dari keputusan bersama antara Pemda, TNI/POLRI dan seluruh Rato-rato yang ada di tiga kecamatan yaitu, Kecamatan Lamboya,Wanokaka dan Laboya Barat. Dimana isi dari kesepakatan bersama tersebut kita lebih mengutamakan keselamatan masyarakat di masa pandemi saat ini,” jelas Kapolres

Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa pasola merupakan kebanggaan masyarakat Sumba namun untuk menjaga keselamatan masyarakat dalam masa pandemi tentu harus diadakan pengamanan.

“Kami juga tahu pasola ini adalah kebanggaan dari pada saudara-saudara kita Marapu, tetapi mereka menghargai keputusan bersama tersebut dan lebih mengutamakan keselamatan masyarakat. Namun kami TNI/POLRI, kami tetap laksanakan pola-pola pengamanan untuk menciptakan rasa aman di masyarakat dengan terciptanya masyarakat yang kondusif,” ungkap Kapolres

Jumlah anggota polres yang dilibatkan dalam mengamankan pasola di Lamboya sekitar 220 Personil.

“Kami melibatkan anggota polres sekitar 220 personil dari TNI 1 platon di tambah 1 platon dari Brimob untuk melakukan pengamanan di jalan-jalan dan pintu masuk di kecamatan Lamboya pada acara ritual adat Pasola ini, dan benar-benar tidak ada masyarakat yang lakukan atraksi kegiatan pasola,” ungkapnya

Sesuai kesepakatan di tahun ini pasola diselenggarakan secara adat ritualnya, tetapi acara atraksi yang menimbulkan kumpulan orang banyak tidak diizinkan dan masyarakat menyambut baik sehingga Kapolres mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mengindahkan kesepakatan itu.

“Kami Polres Sumba Barat mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumba Barat yang sudah mengikuti aturan tersebut, seusai acara nyale dipantai Karewe dan dilanjutkan dilapangan pasola Lamboya kita harapkan semuanya berjalan aman dan kondusif tanpa ada kerumunan masyarakat, dan pasola di Wanokaka nantinya situasi aman dan kondusif,” kata Kapolres kepada awak media.(****)

Penulis : Yanto Tena

Editor : Alberto Tatibun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.