GMKI Tambolaka: Duka Korban Bencana, Duka Kita Semua

Waingapu, MITC – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tambolaka salurkan 33 paket sembako dan pakaian layak pakai kepada korban bencana alam berupa banjir bandang yang melanda Kabupaten Sumba Timur. Sementara itu GMKI Cabang Waingapu juga salurkan 28 paket sembako dan peralatan dapur kepada korban banjir.

Kepada media ini, Ketua GMKI Cabang Tambolaka, Ishak Carles Umbu Mimira mengatakan bahwa GMKI respon bencana banjir bandang untuk mendukung tanggap bencana dan penyaluran bantuan. Bantuan logistik berupa pakaian layak pakai, sembako dan aqua disalurkan secara langsung kepada warga yang terdampak banjir, bertitik di Desa Keritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (12/04/2021).

“Kita bersyukur tidak ada korban jiwa. Kehadiran kami juga di sini bisa melihat langsung warga yang terdampak banjir dan menyalurkan bantuan dari para donatur maupun relawan secara langsung kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang. Duka mereka duka kita bersama”, kata Ishak

Lebih lanjut Ishak mengatakan bahwa penyaluran paket sembako merupakan bentuk kepedulian GMKI terhadap bencana yang melanda Sumba Timur.

“Ini bukan lebihnya kami tapi dari kekurangan kami bagi di sini, supaya saudara-saudara kita bisa merasa apa juga yang kita rasakan, kita bersyukur bisa lihat situasi di sini, saya bayangkan dari Tambolaka bencana ini biasa-biasa saja, ternyata situasi di sini terlalu menyedihkan sekali. Semoga bantuan ini meringankan beban derita masyarakat yang terdampak banjir, dengan sabar dan iman, kita semua pasti bisa melewatinya”, katanya lagi

Ishak Carles juga menyampaikan terima kasih kepada donatur yang berdonasi dan mempercayakan GMKI untuk menyalurkan bantuan secara langsung, serta ucapan terima kasih pula disampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu memberikan donasi.

Warga pun mengucapkan limpah terima kasih kepada seluruh pihak yang turut memberikan bantuan kepada korban bencana banjir bandang di Sumba Timur. Salah satu warga yang tinggal seorang diri disambangi di rumahnya oleh GMKI Waingapu dan GMKI Tambolaka dengan nada haru dan air mata terjatuh menyampaikan terima kasih, karena dirinya menerima bantuan tanpa dia pikirkan akan ada yang datang ke rumahnya.

“Terima kasih sudah datang berkunjung. Saya tidak sangka akan ada yang datang beri saya bantuan”, ungkapnya dengan penuh haru.

Terpantau oleh media ini, nampak di lokasi warga gotong royong membersihkan tumpukan tanah di jalan akibat longsor yakni jalan yang menghubungkan Kota Waingapu dan Kampung Kabandang, dan terlihat juga dari beberapa instansi Gereja berdatangan menyalurkan paket sembako kepada warga.

Salah satu warga, Andres Pati Damung yang saat itu sedang membersihkan tanah longsor yang memenuhi jalan akibat banjir kepada mediaindonesiatimur.com bahwa dirinya berharap agar tidak lagi terjadi banjir sehingga aktivitas kembali seperti biasa.

“Kami kasih keluar tanah dari badan jalan untuk bisa dilintasi. Kemarin memang ada loder (eksavator, red) yang datang keluarkan tanah dan lumpur. Namun karena di bagian sini pinggir tebing sehingga tidak bisa dilanjutkan lagi. Oleh karena itu, masyarakat bekerja secara gotong royong sehingga jalannya bisa kembali dilintasi, tapi motor saja yang bisa melintas,” pungkasnya

Laporan: Yanto Tena

Editor: Alberto Tatibun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.