Anggota DPRD Malaka, Adrianus Nenometa Sambangi Dapil

Betun, MITC – Anggota DPRD dari Partai Nasional Demokrat (NASDEM) Kabupaten Malaka Daerah Pemilihan 3 (Dapil 3) Adrianus Nenometa, SH pada hari ini Sabtu,(13/03/202) melakukan reses dan silaturahmi ke masyarakat Desa Rai Ulun Kecamatan Malaka Timur yang dimulai dari jam 11.00 WITA – 13.00 WITA.

Selain mendengar keluh kesah aspirasi dari masyarakat, agenda reses juga dimanfaatkan untuk memberikan perhatian terhadap dampak covid-19 bagi masih masyarakat dimana perkembangan kasus di Kabupaten Malaka masih meningkat. Kegiatan reses kali ini sangat berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya karena masih dalam situasi pandemi covid-19. Walaupun pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat telah diberlakukan, masyarakat tetap menaati protokol kesehatan yang ada. Terang Adi

Dijelaskan lagi Adi, bahwa dalam kegiatan reses ini sebagai pertanggungjawaban moril dan politis atas kepercayaan masyarakat desa Rai Ulun terhadap dirinya, sebagai wakil rakyat di dapil 3 Kabupaten Malaka, untuk itu hari ini saya datang untuk menyerap dan menindak lanjuti apa yang belum diselesaikan disini, dan apa yang menjadi usulan-usulan prioritas masyarakat yang belum diperjuangkan sesuai dengan tingkat kebutuhan masyarakat disini, terkhusus ruas jalan sehingga mampu memperlancar roda perekonomian di Malaka.

Dalam kesempatan yang sama, ketika ditemui oleh mediaindonesiatimur.com, Ketua BPD Desa Rai Ulun menjelaskan bahwa, masyarakat Rai Ulun sangat berterima kasih atas kehadiran DPRD Kabupaten Malaka yang sudah melihat dengan jelas kondisi keadaan di desa mereka, dan mudah-mudahan dengan kunjungan reses oleh bapak dewan yang terhormat ini bisa dapat merubah wajah Rai Ulun kedepan itu harapan masyarakat desa Rai Ulun, dan usulan – usulan prioritas kami yaitu prioritas jalan dan hama yang menyerang tanaman seperti jagung, sorgum, dan padi.” Tegas Kasmir Ulu Bau selaku Ketua BPD Desa Rai Ulun.

Kepala Desa Rai Ulun Fredrik T. Ikat juga mengatakan hal senada, bahwasannya Desa Rai Ulun merupakan desa yang berada di perbatasan Kabupaten Belu dan Malaka, oleh karenanya harapan harapan akan pembangunan kedepan mesti juga diperhatikan, sehingga tidak menimbulkan konflik akar rumput terkait perbatasan wilayah Kabupaten, tandas fredrik.

Penulis : Kristophorus Molo

Editor : Alberto Tatibun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.