Tidak Ada Listrik, Pelaksanaan KBM Di SMKN 1 Macang Pacar Manggarai Barat Belum Maksimal

Labuan Bajo, MITC – Kepala  sekolah  menengah  kejuruan (SMK) Negeri 1 Macang Pacar kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lambertus Lomon,S.Pd mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolahnya tersebut tidak dapat berjalan maksimal, hal itu disebabkan karena tidak adanya aliran listrik

Karena itu Lambertus berharap agar masalah listrik di SMKN 1 Macang Pacar secepatnya mendapat perhatian serius dari pemerintah dan juga pihak PT. PLN wilayah NTT

“Kami di SMKN 1 Macang pacar ini pak belum bisa melaksanakan KBM secara maksimal karena tidak ada listrik. Saya berharap kepada pemerintah dan PT. PLN wilayah NTT untuk cepat dan serius menyelesaikan masalah listrik di sekolah kami ini”  ungkap Lambertus saat diwawancarai media ini di kantornya di Raba, desa Raba kecamatan Macang Pacar.  Selasa, 17/05/2022

Lambertus yang saat itu didampingi kepala urusan (kaur) sarana dan prasarana (sarpras), Fabianus Syukur, S.Pd mengatakan bahwa ketiadaan listrik menjadi masalah serius dalam pelaksanaan KBM di sekolah yang dipimpinnya itu

Bagaimana tidak, dua program  yang selama ini ada di SMKN 1 Macang pacar yaitu pertanian (tanaman perkebunan) dan peternakan (ternak unggas) dalam pelaksanaannya sangat membutuhkan listrik  terutama saat dilakukan praktik di ruang praktik siswa atau laboratorium

Tidak hanya itu, hal yang paling sulit, melelahkan dan cukup menguras biaya adalah saat di mana tahun 2016 silam SMA/SMK diwajibkan untuk melaksanakan UNBK. hal tersebut kata Lambertus menjadi tantangan tersendiri bagi SMKN 1 Macang Pacar sebab UNBK membutuhkan listrik, di sisi lain listrik tidak ada

Namun kondisi tersebut tidak membuat Ia dan para gurunya menyerah, mereka berupaya keras agar UNBK harus bisa  dilaksanakan dengan sukses. untuk mengantisipasi ketiadaan listrik saat itu terpaksa harus membeli genset. berkat usaha keras yang mereka lakukan, pelaksanaan UNBK pertama tahun 2016 silam itu berjalan lancar dan sukses

Sejak tahun 2016 itu kata Lambertus  SMKN 1 Macang pacar sukses melaksanakan UNBK atau yang saat ini disebut ANBK meskipun hanya menggunakan genset dan mengeluarkan biaya yang sangat besar. bahkan hingga saat ini 8 unit genset milik SMKN 1 Macang pacar jadi korban atau rusak

Lambertus dalam kesempatan itu berharap dan meminta pemerintah, baik pemerintah kabupaten Manggarai Barat, pemprov NTT dan PT.PLN wilayah NTT untuk secepat mungkin melakukan perluasan jaringan listrik ke desa Raba tempat SMKN 1 Macang pacar berada

Apalagi pada tahun ajaran baru 2022-2023 ini SMKN 1 Macang Pacar akan menambah dua program baru yaitu Rekayasa perangkat lunak (RPL) dan Usaha perjalanan wisata (UPW), keempat program tersebut menggunakan tekhnologi sehingga dengan demikian listrik menjadi faktor pendukung utama

Tidak hanya itu Lambertus menyebut bahwa beberapa lembaga pendidikan lain juga melaksanakan ANBK di SMKN 1 Macang pacar seperti SD Raba, SD Rempang dan SMPN 2 Macang Pacar

SMKN 1 Macang Pacar berada tepat di jalur menuju ibu kota kecamatan (IKK) Macang Pacar di Bari. Sama seperti Raba, Bari sebagai IKK juga belum teraliri listrik

Selain itu, di desa Raba juga terdapat beberapa fasilitas umum lainnya seperti SD Raba, Pustu Raba dan juga kantor desa Raba. tidak hanya fasilitas umum, warga desa Raba juga sangat merindukan adanya terang listrik

Menurut Lambertus, hal ini setidaknya patut dijadikan sebagai pertimbangan bagi PLN untuk mempercepat perluasan jaringan ke wilayah desa Raba

Raba, berjarak kurang lebih satu setengah kilo meter (KM) dari titik terakhir jaringan listrik yaitu dari Pau desa Nanga kantor. Sementara itu, akses jalan ke raba saat ini cukup baik dan bisa dilewati kendaraan besar

Dalam kesempatan yang sama, kaur sarpras, Fabianus Syukur mengatakan bahwa program merdeka belajar belum dirasakan sepenuhnya oleh SMKN 1 Macang pacar karena proses KBM yang saat ini didominasi IT tentu membutuhkan listrik, namun karena tidak ada listrik semuanya akan semakin sulit

Di sisi lain, guru dituntut untuk kreatif dan inovatif. Bicara soal kreatif dan inovatif, guru guru SMKN 1 Macang pacar bisa melakukannya tetapi salah satu untuk mewujudkannya melalui tekhnologi

Menurut Fabianus, ketiadaan listrik mengurangi niat dan minat anak anak untuk belajar di SMKN 1 Macang Pacar terutama anak anak di sekitarnya dan bahkan dari kecamatan Macang pacar dan Pacar, sementara SMKN Macang  Pacar saat ini merupakan satu satunya sekolah kejuruan negeri di dua kecamatan tersebut

Senada dengan kepala sekolah Lambertus, Fabianus meminta pemerintah dan PLN untuk secepatnya menyelesaikan masalah kelistrikan di SMKN 1 Macang Pacar dan kecamatan Macang pacar umumnya

Selain Masalah listrik, Lambertus juga mengeluh terkait tidak adanya faktor pendukung lain, salah satunya adalah mesin penggembur tanah untuk menggembur lahan praktik siswa. Mesin ini kata Lambertus sangat dibutuhkan, oleh karena itu Ia berharap agar pemerintah provinsi NTT dan dinas terkait dapat memperhatikan dan membantu mesin penggembur tanah bagi SMKN 1 Macang Pacar (*pn/aat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.