Sebagian Wilayah Tiga Desa di TTS Terendam Banjir, Warga Terdampak Kekurangan Sembako

SOE, MEDIAINDONESIATIMUR.COM – Hujan deras yang terus melanda sebagian wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, meliputi Kecamatan Toianas yaitu Desa Skinu dan Kecamatan Boking meliputi Desa Fatumanufui dan Desa Meusin, sejak Kamis, (21/05/2020) sore, mengakibatkan beberapa rumah warga dan lahan pertanian rusak berat diterjang banjir.

Kepala Desa Meusin kepada mediaindonesiatimur.com melalui sambungan telepon mengatakan “Terkait banjir yang melanda wilayah Desa Meusin, yang paling parah terdampak yaitu RT 016, RT 02 dan RT 05. Sejauh ini, tidak ada korban jiwa, namun kondisi sementara cukup sulit karena tempat semua basah, untuk sementara mereka mengungsi ke rumah warga yang tidak terdampak banjir, sebagian warga ada yang terpaksa tidur ditanah, kami menghadapi situasi ini sendiri, dari BPBD menginformasikan baru akan turun lokasi nanti besok,” Ungkap Kades Meusin.

Sementara itu, salah satu korban banjir Johan M. Nahak, warga desa Fatumanufui yang dihubungi media ini melalui sambungan telepon  mengatakan bahwa warga yang menjadi korban bencana banjir ada 8 rumah, dan sudah dilakukan evakuasi mandiri oleh warga bersama Pemerintah Desa dan untuk sementara tinggal bersama dengan warga desa yang tidak terdampak banjir. Tidak ada korban, hanya kerugian secara ekonomi karena perabot dalam rumah hampir semunya hanyut terbawa arus,” tutur Johan.

Terpisah, Hermanus Sae Kepala Desa Skinu Kecamatan Toianas kepada mediaindonesiatimur.com menyampaikan “Banjir yang melanda pemukiman warga Desa Skinu yaitu Dusun C meliputi 5 RT yaitu RT 09, RT 010, RT 011, RT 012, RT 013. Tinggi luapan air tadi sekitar satu meter, sehingga untuk sementara warga kami himbau agar waspada terhadap banjir susulan dan sementara mengungsikan diri ke rumah-rumah warga lain yang tidak terdampak banjir, sejauh ini tidak ada korban jiwa. Kami berharap ada bantuan Pemkab karena kebutuhan warga yang terdampak banjir berupa sembako dan air bersih tidak ada, untuk makan dan minum saja setengah mati, sedangkan hujan terus mengguyur desa. Camat Toianas Albertus Boimau yang mendapat perintah langsung dari Bupati TTS sudah turun langsung meninjau lokasi bencana tadi siang, dan sore tadi juga dari DPRD TTS Komisi III melakukan kunjungan ke lokasi yang terendam banjir. Saya dengan Pak Camat sudah keliling lokasi bencana,” ucap Kades Hermanus.

“Banjir ini sudah sering terjadi, sudah sejak tahun 2010, sehingga setiap musrembang selalu kami angkat tetapi di P2 di  P1 terus, tidak terjawab sampai sekarang, sedangkan dari APBDES itu tidak bisa dianggarkan karena katanya nanti tumpang tindih, oleh karena itu harapan kami ada perhatian khusus dari Pemerintah Daerah untuk 190 KK yang terdampak luapan banjir,” Tutup Kades Hermensen.

Kepala BPBD TTS Adi Tallo yang coba dihubungi media ini, belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan. (Cici/MIT)

2 tanggapan untuk “Sebagian Wilayah Tiga Desa di TTS Terendam Banjir, Warga Terdampak Kekurangan Sembako

  • Avatar
    Mei 23, 2020 pada 12:08 am
    Permalink

    Iya kita berharap musibah ini berlalu dan bantuan pemkab dan semua pihak segera dilakukan.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: