Pandemi Covid-19 Berdampak Pada Pelaku Usaha Kecil di Pasar Tradisional

Teminabuan, MIT.COM – Pelaku ekonomi yang melakukan aktifitas di wilayah Pasar Ampera Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat, dalam pantauan mediaindonesiatimur.com Kamis, (02/07/2020) nampak aktifitas penjual dan pembeli berjalan lancar di masa new normal, yang mana sebelumnya pasar ini tampak sepi akibat pandemi covid-19.

Helga Kondologit, salah satu penjual sayur di pasar Ampera Teminabuan kepada mediaindonesitimur.com mengatakan dalam situasi Covid-19 itu kami mendapatkan kesulitan dalam sisi pendapatan dan setiap harinya yang kami dapatkan tidak sesuai harapan sedangkan kebutuhan kami sangat banyak yakni anak sekolah dan kebutuhan sehari-hari,” tutur Helga

Aktifitas beberapa pedagang di pasar tradisional Ampera Teminabuan

Penerapan new normal saat ini kami masyarakat telah mendapatkan peningkatan dalam hasil penjualan kami sudah relatif membaik, biasanya saat normal pendapatan kami 500.000 – 1.000.000 rupiah, di masa new normal ini sudah bisa kami dapat 500.000-800.000 rupiah. Pada dasarnya kami berharap Pemerintah Daerah untuk tetap menjaga kondisi ini agar tetap baik supaya kami mama di pasar ini bisa ada kelegaan dalam sisi pendapatan, tambah Helga.

Salah satu warga yang berbelanja di pasar Ampera Teminabuan, Rahel Saupar mengatakan sejak bulan Maret di berlakukan protokol kesehatan dalam menangani covid-19 itu kami masyarakat ini kesulitan untuk keluar rumah contoh mau belanja seperti ini saja susah jadi aktifitas kami hanya di hutan atau kebun bagaimana untuk memenuhi kebutuhan kami, tetapi kami bersyukur karena situasi new normal ini kita bisa lakukan aktifitas di Kota dengan baik tapi juga kami tetap menjaga protokol kesehatan yang sudah dianjurkan. ungkap Rahel. (Obaja/MIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.